Copas Dari Berbagai Sumber
Begitu banyak hal dalam kehidupan kita yang ternyata mengandung filosofi
kehidupan dan menyimpan nilai-nilai yang berguna bagi kita, berikut ini
contohnya.
Melihat Kakeknya sedang asyik menulis Ratih bertanya, “Kakek sedang menulis apa?”
Mendengar pertanyaan cucunya, sang Kakek berhenti menulis lalu berkata, “Ratih cucuku, sebenarnya Kakek sedang menulis tentang
Ratih. Namun ada yang lebih penting dari isi tulisan Kakek ini, yaitu pensil
yang sedang Kakek pakai. Kakek berharap Ratih dapat menjadi seperti pensil ini
ketika besar nanti.”
“Apa maksud Kakek
bahwa Ratih harus dapat menjadi seperti sebuah pensil? Lagipula sepertinya
pensil itu biasa saja, sama seperti pensil lainnya,” jawab Ratih dengan bingung.
Kakek tersenyum bijak dan menjawab, “Itu semua tergantung
bagaimana Ratih melihat pensil ini. Tahukah kau, Ratih, bahwa sebenarnya pensil
ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani
hidup.”
“Apakah Kakek bisa
menjelaskan lebih detil lagi padaku?” pinta Ratih
“Tentu saja Ratih,” jawab Kakek dengan penuh kasih
“Kualitas pertama,
pensil dapat mengingatkanmu bahwa kau bisa melakukan hal yang hebat dalam hidup
ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kau jangan pernah lupa kalau ada
tangan yang selalu membimbing langkahmu dalam hidup ini. Kita menyebutnya
tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya”.
“Kualitas kedua,
dalam proses menulis, kita kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan
rautan untuk menajamkan kembali pensil yang kita pakai. Rautan itu pasti akan
membuat pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, pensil itu akan
mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga denganmu, dalam hidup ini kau
harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan
membuatmu menjadi orang yang lebih baik”.
“Kualitas ketiga,
pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus,
untuk
memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita
dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap
berada pada jalan yang benar”.
“Kualitas keempat,
bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya,
melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah
hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu”.
“Kualitas kelima,
adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga Ratih, kau
harus sadar kalau apapun yang kau perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan
kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan”.
“Nah, bagaimana
Ratih? Apakah kau mengerti apa yang Kakek sampaikan?”
“Mengerti Kek, Ratih
bangga punya Kakek hebat dan bijak sepertimu.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar